Tampilkan postingan dengan label history. Tampilkan semua postingan

  • 5 Lubang yang Dianggap Pintu Gerbang Menuju ke Alam Lain

    Pintu gerbang alam lain? Apa itu yang disebut gate?
    menarik bukan?
    ya, di beberapa tempat di bumi ini banyak hal - hal menakjubkan, mulai dari keindahan alam sampai sesuatu yang dapat membyat anda tercengang.
    sesuatu yang dianggap pintu gerbang menuju alam lain pun bisa saja nyata.

    berikut  5 Lubang yang Dianggap Pintu Gerbang Menuju ke Alam Lain :

    1. Gerbang Neraka - Namaskaro


    Terletak di Islandia, Namaskoro berada di dasar gunung Namatjall yang merupakan salah satu dari beberapa area vulkanik di sana. Merupakan pusat dari aktivitas panas bumi, seluruh area di sekitar tempat ini menggambarkan suasana yang suram.Kolam lumpur yang mendidih dengan zat sulfur di atasnya, membuat area ini dipenuhi uap gas vulkanik. Pemandangan di sana sangat mengerikan. Tak heran jika Namaskoro akhirnya mendapat julukan sebagai Gerbang Menuju Valhalla.

    2. Gerbang Neraka Danau Lava - Afar Depression


    Afar Depression merupakan tempat di mana dua lempeng tektonik bertemu dan menjadi lokasi geologis paling aktif di dunia. Ada sebuah lubang besar di area tersebut yang merupakan danau lava.

    Menjadi danau lava terbesar di dunia, yang penuh api panas, lubang ini lantas dianggap sebagai gerbang menuju neraka. Bagaimana tidak, jika segala yang terperosok ke dalamnya pasti bakal meleleh.

    3. Gerbang Neraka – Pluto


    Turki punya gerbang yang bisa membawa siapa saja langsung ke neraka! Mengapa diibaratkan demikian? Lubang penuh uap karbondioksida yang ada di sana memang sangat berbahaya bagi semua makhluk hidup, dan bahkan mematikan

    Peneliti dari Italia menemukan sebuah gerbang ke neraka yang terbentuk dari reruntuhan di sebelah Barat Daya Turki. Gerbang yang disebut Pluto Gate ini ditemukan pada situs purbakala di kota Phrygian, Hierapolis yang sekarang disebut Pamukkale.

    4. Cahaya Surga - Gua Jomblang


    Tak hanya lubang-lubang besar yang bisa 'mengirim' kita ke neraka, di muka bumi ini juga ada lubang tempat masuknya 'cahaya surga'. Luweng Grubug nama tempat tersebut. Letaknya di Gua Jomblang, Indonesia.

    Lorong sepanjang 300 meter di area Gua Jomblang, membawa kita menuju Gua Grubug. Sinar matahari yang menerobos masuk dari Luweng Grubug setinggi 90 meter membentuk satu tiang cahaya indah yang diibaratkan sebagai cahaya surga.

    5. Gerbang Surga - Tianmen


    Tak heran jika Gunung Tianmen di China disebut heaven gate atau gerbang surga. Karena ketinggiannya, serta lubang besar yang ada di atas gunung ini, Tianmen lebih menyerupai gerbang ke langit, yang identik dengan surga.

    Naik dari kaki gunung menuju ke lubang besar tersebut memang tampak seperti sedang berjalan menuju sebuah gerbang ke arah langit. Tempat ini layak masuk dalam daftar kunjungan keliling dunia.

  • di Indonesia ada Gelar Haji, mengapa?




    Gelar haji Konon hanya dipakai oleh bangsa melayu. Tidak ada dalil yang mengharuskan jika setelah menunaikan ibadah haji harus diberi gelar haji/hajjah. Bahkan sahabat Rasulullah pun tidak ada yang dipanggil haji.
     
    Sejarah pemberian gelar haji dimulai pada tahun 654H, pada saat kalangan tertentu di kota Makkah bertikai dan pertikaian ini menimbulkan kekacauan dan fitnah yang mengganggu keamanan kota Makkah.

    Karena kondisi yang tidak kondusif tersebut, hubungan kota Makkah dengan dunia luar terputus, ditambah kekacauan yang terjadi, maka pada tahun itu ibadah haji tidak bisa dilaksanakan sama sekalai, bahkan oleh penduduk setempat juga tidak. 

    Setahun kemudian setelah keadaan mulai membaik, ibadah haji dapat dilaksanakan. Tapi bagi mereka yang berasal dari luar kota Makkah selain mempersiapkan mental, mereka juga membawa senjata lengkap untuk perlindungan terhadap hal-hal yang tidak diinginkan. Dengan perengkapan ini para jemaah haji ibaratkan mau berangkat ke medan perang.

    Sekembalinya mereka dari ibadah haji, mereka disambut dengan upacara kebesaran bagaikan menyambut pahlawan yang pulang dari medan perang. Dengan kemeriahan sambutan dengan tambur dan seruling, mereka dielu-elukan dengan sebutan “Ya Hajj, Ya Hajj”. Maka berawal dari situ, setiap orang yang pulang haji diberi gelar “Haji”.

    Gelar Haji di Indonesia
    Di zaman penjajahan belanda, pemerintahan kolonial sangat membatasi gerak-gerik umat muslim dalam berdakwah, segala sesuatu yang berhubungan dengan penyebaran agama terlebih dahulu harus mendapat ijin dari pihak pemerintah belanda. Mereka sangat khawatir dapat menimbulkan rasa persaudaraan dan persatuan di kalangan rakyat pribumi, lalu menimbulkan pemberontakan.

    Masalahnya, banyak tokoh yang kembali ke tanah air sepulang naik Haji membawa perubahan. Contohnya adalah Muhammad Darwis yang pergi haji dan ketika pulang mendirikan Muhammadiyah, Hasyim Asyari yang pergi haji dan kemudian mendirikan Nadhlatul Ulama, Samanhudi yang pergi haji dan kemudian mendirikan Sarekat Dagang Islam, Cokroaminoto yang juga berhaji dan mendirikan Sarekat Islam. 

    Hal-hal seperti inilah yang merisaukan pihak Belanda. Maka salah satu upaya belanda untuk mengawasi dan memantau aktivitas serta gerak-gerik ulama-ulama ini adalah dengan mengharuskan penambahan gelar haji di depan nama orang yang telah menunaikan ibadah haji dan kembali ke tanah air. Ketentuan ini diatur dalam Peraturan Pemerintahan Belanda Staatsblad tahun 1903. Pemerintahan kolonial pun mengkhususkan P. Onrust dan P. Khayangan di Kepulauan Seribu jadi gerbang utama jalur lalu lintas perhajian di Indonesia. 

    Jadi demikianlah, gelar Haji pertama kali dibuat oleh pemerintahan kolonial dengan penambahan gelar  huruf  “H” yang berarti orang tersebut telah naik haji ke mekah. Seperti disinggung sebelumnya, banyak tokoh yang membawa perubahan sepulang berhaji, maka pemakaian gelar H akan memudahkan pemerintah kolonial untuk mencari orang tersebut apabila terjadi pemberontakan.

    Sayangnya gelar haji sekarang lebih banyak digunakan untuk status sosial, bahkan tidak sedikit yang mengggunakannya untuk bersombong seraya berkata "saya pak Haji lho"

  • 8 Mitos Kucing Hitam di Dunia




    Kucing hitam sering dikaitkan dengan hal-hal yang berbau mistis dan horor. Sebagian masyarakat percaya bahwa jika ada kucing hitam, itu pertanda di sekitar lokasi tersebut sedang ada hantu menampakkan diri atau hanya sekedar melintas.

    Kepercayaan tentang kucing hitam ini ternyata sudah bermula dari sejarah Babylonia kuno. Pada masa itu, kucing hitam dipersembahkan dalam upacara ritual untuk dibakar bersama sesaji lainnya. Mitos ini timbul karena ada seekor kucing hitam yang tidur di tengah-tengah seekor ular dengan pulasnya, padahal saat itu ular merupakan lambang dari kejahatan.

    Jadi pemahaman ini terus berkembang di berbagai negara, hingga abad pertengahan.Akhirnya tiap daerah pun memiliki mitos sendiri tentang kucing hitam.

    1. Jerman

    Di negara ini, ada kepercayaan bahwa apabila ada seekor kucing hitam yang lompat ke atas tempat tidur seseorang yang sedang sakit, maka kematian akan datang pada orang tersebut.
    2. Normandia

    Orang-orang Normandia percaya bahwa, apabila dalam perjalanan, seseorang melihat seekor kucing hitam sedang menyebrang di tengah bulan purnama, maka orang tersebut akan terserang wabah penyakit.

    3. Finlandia

    Mitos di negara ini lebih ekstrem lagi. Masyarakat di sana percaya bahwa kucing hitam adalah makhluk yang membawa jiwa manusia ke alam baka. Wah! Kucing hitam sudah seperti pencabut nyawa rupanya bagi mereka. Ada yang tahu mitos serupa ini, atau pernah mengalaminya?

    4. China 

    Senada dengan negara-negara lain, kemunculan kucing hitam dipercaya warga China sebagai kesialan. Mereka percaya bahwa kemunculannya merupakan pertanda bahwa mereka akan terkena penyakit atau akan jatuh miskin.

    5. India 

    Di India, dipercaya bahwa jiwa yang bereinkarnasi, dapat dibebaskan dengan cara melempar kucing hitam ke dalam api. Apakah sudah pernah terbukti kebenarannya, tak ada yang tahu.

    6. Bengali

    Di sana dipercaya bahwa ada seorang wanita yang dapat mengubah jiwa manusia menjadi seekor kucing hitam. Tak hanya itu saja, setiap kucing hitam yang disakiti, berarti akan menyakiti wanita itu juga.

    7. Celts

    Entah bagaimana ceritanya, yang jelas di daerah yang satu ini dipercaya bahwa kucing hitam dapat memprediksi masa depan. Tampaknya, kurang lebih sama seperti di daerah lain, kucing hitam di Celts dipercaya akan membawa kematian atau kesialan bagi mereka.

    8. Druids

    Di masa Inggris kuno, dipercaya bahwa kucing merupakan jelmaan seseorang yang berbuat jahat di masa lalunya. Orang tersebut kemudian dihukum menjadi seekor kucing hitam. Mungkin ini adalah awal bagaimana kucing hitam dihubung-hubungkan dengan Halloween, hantu dan para penyihir. Masih banyak lagi hal-hal mistis dan horor yang dipercaya ada hubungannya dengan kehadiran seekor kucing hitam.

    Bagaimanapun itu hanyalah mitos dan belum terbukti kebenarannya. Jadi terserah pada anda mau percaya atau tidak. 

    tetapi menurut saya pribadi kucing hitam itu kawai :3


    Sumber
  • Copyright © 2013 - Hyperdimension Neptunia

    Kawateru - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan